Wednesday, August 26, 2015

Cara Memperpanjang Baterai Smartphone

Pada sebuah smartphone, baterai merupakan salah satu komponen penting dalam menunjang seluruh aktivitas. Pada umumnya, pengguna ponsel pintar atau smartphone mengeluhkan baterai ponsel mereka yang cepat drop. Hal tersebut tentunya sangat menyebalkan terutama bagi pengguna smartphone dengan baterai tanam atau non-removable. Jika ingin baterai ponsel Anda mampu tetap prima dalam waktu yang lama, simaklah beberapa cara berikut :


1.       Jangan gunakan aktivitas berat saat sedang di charge
Untuk poin pertama mungkin sebagian besar pengguna smartphone sudah mengetahuinya. Jika baterai saat sedang di charging berarti sedang menerima daya, sedangkan saat digunakan maka ada arus yang keluar. Melakukan keduanya sekaligus dapat mengakibatkan adanya pergesekan antara arus keluar dan masuk. Karena tidak memungkinkan untuk mematikan ponsel saat di charging, paling tidak usahakan untuk tidak melakukan aktivitas berat seperti membuka internet, bermain games, atau menonton video.

2.       Jaga suhu agar tidak terlalu panas
Baik baterai Li-Ion atau Li-Po akan cepat rusak jika suhunya terlalu panas. Usahakan untuk tetap menjaga suhu baterai ponsel Anda untuk di bawah 45C. Untuk mengetahu berapa suhu pada baterai ponsel Anda, dapat menggunakan beberapa aplikasi Repair Battery Life atau aplikasi penghemat daya yang banya tersedia di Play Store

3.       Lepas silicon saat sedang mengisi daya
Untuk poin ketiga ini, masih erat kaitannya dengan poin kedua. Selain dapat melindungi ponsel dari benturan, Silicon case juga dapat menyebabkan panas pada ponsel terperangkap dan tidak dapat keluar. Efeknya, tentunya sangat berpengaruh pada baterai ponsel yang sulit turun. Selain itu, pada saat sedang di isi daya, baterai pada smartphone juga menjadi lebih panas dibandingkan saat tidak di isi daya.

4.       Gunakan charger original
Charger original memiliki kualitas yang cukup baik dan arus yang stabil. Selain itu, arus yang mengalir pada charger original juga dapat dipastikan sesuai dengan kemampuan smartphone.

5.       Hindari kerusakan fisik
Kerusakan fisik dapat disebabkan karena jatuh atau sebab lain. Pada umumnya baterai berjenis Li-Po lebih rentang mengalaim kerusakan fisik jika dibandingkan dengan jenis Li-Ion.

6.       Lakukan kalibrasi secara berkala
Saat ponsel Anda sudah cukup lama digunakan, usahakan untuk melakukan kalibrasi baterai selambatnya tiga bulan sekali. Kalibrasi bertujuan untuk menyesuaikan kembali kondisi baterai seperti awal.
7.       Gunakan aplikasi Repair Battery Life
Aplikasi yang satu ini, memiliki fungsi yang cukup unik. Repair Batteru Life memungkinkan Anda untuk mengecek kondisi cell baterai. Jika terdapat cell yang non aktif atau low, juga dapat diperbaiki menggunakan aplikasi ini
.
8.       Gunakan aplikasi pendingin smartphone
Seperti yang sudah saya bahas pada postingan sebelumnya, Anda dapat menggunakan aplikasi pendingin smartphone. Dengan suhu yang tidak terlalu tinggi, dapat membuat cell pada baterai menjadi lebih awet

0 comments:

Post a Comment